Postingan

Menampilkan postingan dengan label Indonesia

Masih Belum Diketahui Motif Pembunuhan 31 Pekerja di Papua

PojokNasional . Polisi belum dapat memastikan motif di balik pembunuhan 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua oleh pihak yang dilabeli kepolisian sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya masih menunggu aparat gabungan TNI dan Polri yang tengah berupaya menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. "(Motif) belum bisa kami pastikan. Ada dugaan narasi beredar bahwa akibat foto dan lain-lain tidak bisa disampaikan," kata Iqbal di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan pada Selasa. Iqbal juga mengaku belum dapat memastikan jumlah korban tewas dalam insiden pembantaian tersebut. Aparat saat ini tengah mengecek kebenaran informasi yang beredar dan akan memastikan angka pasti seputar jumlah korban dalam waktu tiga hingga empat jam mendatang. "Itu belum bisa kami pastikan. Kita jangan percaya oleh narasi in...

BKN Ungkap Beberapa Kecurangan Peserta Tes CPNS, Dari Memakai Jimat Hingga Joki

RakyatUtama . Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkap tiga modus kecurangan yang dilakukan oknum peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Jumlah kecurangan ini disebut lebih sedikit ketimbang tahun lalu. "Tahun ini yang ketahuan ada penggunaan jimat, joki, pakai kamera. Bisa dibilang tidak sebanyak tahun kemarin karena dari awal sudah ada peringatan dari kami, " kata Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antarlembaga BKN Diah Eka Palupi saat ditemui di Kantor BKN, Jakarta. Ia mengatakan ada dua orang joki yang tertangkap di Makassar pada ujian CPNS untuk instansi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Selain itu, ada peserta di Manado yang membawa jimat karena kurang percaya diri melalui ujian jika tidak membawa benda keberuntungan. "Dia menyampaikan tidak ada hubungan dengan tes, tapi ada ketentuan peserta masuk ke ruang tes hanya membawa diri dan tanda pengenal. Hal di luar itu diminta untuk dilepas," ucapnya. Kemudian ada modus yang cukup canggi...

Media Harus Netral, Sebab Suhu Politik Mulai Memanas

HarianPress . Komisi I DPRD Jawa Barat mengimbau media harus tetap netral, jangan terkontaminasi oleh kepentingan politik pada Pemilihan Legislatif dan Presiden 2019. Mengingat media mempunyai pengaruh luas kepada masyarakat. "Kita ingin Pemilu 2019 itu damai, dan berharap media tidak memihak salah satu kubu. Pers harus gunakan fungsinya dengan baik mengutamakan kepentingan masyarakat bukan salah satu kubu," tutur Anggota Komisi I Fraksi PPP, DPRD Jawa Barat, Yusuf Fuad di Bandung. Selain independensi, media diharapkan bisa menjadi alat kontrol terhadap informasi hoaks dan fitnah terutama selama kampanye dan memanasnya suhu politik saat ini. "Jangan jadi follower-lah media, tetapi harus mencerahkan berita-berita hoaks dan fitnah," tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menuturkan, terwujudnya pemilu yang berkualitas, tidak terlepas dari kontribusi media dalam memainkan peran. "Pelaksanaan pemilu yang aman dan demokratis memang men...