Postingan

Soal Prabowo Kampanye di Reuni 212, Fadli Zon : Mereka Gagal Paham

TabloidNasional . Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah Reuni Alumni 212 merupakan kampanye terselubung calon presiden Prabowo Subianto jelang Pilpres 2019. Menurutnya, pihak yang menuding Prabowo kampanye di reuni aksi 212 gagal paham. "Saya pikir mereka ini salah paham. Mereka ini gagal paham terhadap reuni 212," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta. Fadli menuturkan Reuni Alumni 212 merupakan refleksi kekecewaan terhadap pemerintahan Joko Widodo dalam menempatkan umat Islam. Ia menyebut pemerintahan Jokowi selalu menuduh umat Islam intoleran hingga hendak mendirikan khilafah. "Selama pemerintahan Jokowi ini pendekatan terhadap umat Islam selalu salah karena dari sebuah frame berpikir dan logika yang salah," ujar Wakil Ketua DPR ini.  Terkait dengan tudingan kampanye, Fadli juga menyebut bukan hanya Prabowo yang hadir dalam acara itu. Ia berkata banyak tokoh nasional hingga ulama dan pemuka agama lain yang hadir dalam acara tersebut. Sehingga kehadir...

Ma’ruf Amin Dinilai Gagal Dongkrak Elektabilitas Jokowi Di Mata Umat

TabloidNasional . Kehadiran Ketua Umum (nonaktif) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin dinilai gagal mendongkrak elektabilitas calon presiden petahana Joko Widodo di kalangan umat Islam. Ini terbukti dengan jumlah peserta Reuni Akbar Mujahid 212  di Monumen Nasional, Minggu  yang membludak. Analis Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa umat Islam yang tergabung dalam alumni 212 masih menilai Jokowi tidak berpihak pada umat. Mereka masih menganggap pemerintah melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Dengan kata lain, kata Pangi, alumni 212 mengesampingkan kehadiran Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi. "Orang itu melihat capres, kalau cawapres kan 'ban serep'. Nggak ngaruh banget. Siapa presidennya. Jadi bisa saja KH Ma’ruf sebagai cawapres nggak punya efek dongkrak elektabilitas Jokowi,". Pangi juga menilai bahwa selama ini, Ma’ruf gagak mengonsolidasikan umat Islam. Terbukti, umat masih solid di barisan...

Media Harus Netral, Sebab Suhu Politik Mulai Memanas

HarianPress . Komisi I DPRD Jawa Barat mengimbau media harus tetap netral, jangan terkontaminasi oleh kepentingan politik pada Pemilihan Legislatif dan Presiden 2019. Mengingat media mempunyai pengaruh luas kepada masyarakat. "Kita ingin Pemilu 2019 itu damai, dan berharap media tidak memihak salah satu kubu. Pers harus gunakan fungsinya dengan baik mengutamakan kepentingan masyarakat bukan salah satu kubu," tutur Anggota Komisi I Fraksi PPP, DPRD Jawa Barat, Yusuf Fuad di Bandung. Selain independensi, media diharapkan bisa menjadi alat kontrol terhadap informasi hoaks dan fitnah terutama selama kampanye dan memanasnya suhu politik saat ini. "Jangan jadi follower-lah media, tetapi harus mencerahkan berita-berita hoaks dan fitnah," tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menuturkan, terwujudnya pemilu yang berkualitas, tidak terlepas dari kontribusi media dalam memainkan peran. "Pelaksanaan pemilu yang aman dan demokratis memang men...

Sejumlah Massa Reuni 212 Teriakkan 'Hidup Prabowo' Sambil Acungkan 2 Jari

PojokPos . Kedatangan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Reuni 212 disambut teriakan 'Hidup Prabowo!' oleh sejumlah massa sambil mengacung-acungkan dua jari. Perlu diketahui Bawaslu telah memperingatkan agar reuni 212 tidak dipakai untuk kampanye. Berdasarkan pantauan di lokasi, Monas, Jakarta Pusat, Minggu, sejumlah massa tampak mengacungkan dua jari yakni jempol dan telunjuk saat Prabowo tiba. Teriakan 'Hidup Prabowo!' terus bergema hingga Prabowo sampai di area panggung utama. Prabowo sendiri sempat menyampaikan pidato singkat di atas panggung. Dia menyebut pidatonya singkat karena tidak diperbolehkan untuk berkampanye. "Saya tidak akan panjang-panjang bicara, karena sebagaimana kalian ketahui, saya sekarang telah mendapat tugas dan amanah sebagai calon presiden RI, dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan, saya tidak boleh bicara politik pada kesempatan ini, saya tidak boleh kampanye," tutur Prabowo dalam pidatonya. Prabowo men...

"Saya Pantau dari TV, Tak Ada Kampanye di Reuni 212" Pernyataan Anggota Bawaslu

KanalUtama . Bawaslu ikut memantau jalannya Reuni Akbar Mujahid 212. Dari pengamatan televisi, anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan tak ada unsur pelanggaran. "Saya juga tadi memantau dari televisi. Hasil pantauan saya, saya tidak menemukan adanya unsur kampanye. Karena Prabowo yang diberi kesempatan untuk berpidato juga tidak menyampaikan hal yang berkaitan dengan kampanye," kata Ratna kepada wartawan, Minggu. Bawaslu menugasi Bawaslu DKI turun langsung memantau Reuni 212 di Monas. Bawaslu RI hingga kini masih menunggu laporan dari Bawaslu DKI. "Saya juga sudah mengecek kepada teman-teman di Bawaslu DKI, karena kan mereka difokuskan turun ke lapangan memantau kegiatan. Sampai hari ini laporannya, hasil pengawasan, masih saya tunggu dari mereka bagaimana kondisi di lapangan. Jadi saya masih menunggu laporan dari DKI," ujarnya. Soal lagu dan seruan 2019 ganti presiden, Ratna mengatakan masih akan dipelajari lebih jauh. Dia masih menunggu laporan dari Bawas...